Ibu Meninggalkan Kami Selamanya



Ibu meninggalkan kami selamanya...
Mereka 2 adik sepupuku yang masih kecil harus kehilangan ibunya karena penyakit kanker pankreas.

Lutfi yang kerap disapa bang Tama umur 11thn dan adek nya Azam yang berumur 3.5thn harus kehilangan ibu untuk selamanya, dimana yang seharus nya di masa masa umur yang segini mereka membutuhkan seorang ibu untuk mendampingi mereka, tetapi Allah berkehendak lain, Allah lebih sayang sama ibu mereka. Semoga khusnul khotimah ya kak, kakak orang baik, meninggal di hari dan bulan yang baik.

Sembari mendengar kabar tersebut aku langsung memeluk dek Azam "adek sini sama ibuk aja ya" dia pun bertanya "ibuk kenapa? Kakek mau kemana? Adek mau pulang ikut kakek" dia melihat arah rumah nya yang sudah ramai didatangi orang. Disini bang Tama belum pulang sekolah karena masih ujian, seketika sampai dirumah bang Tama nangis histeris seakan gak percaya tetapi inilah kenyataannya.

Bang Tama cerita sambil nangis "semalam abang mimpi mamak datang sama kakek (almarhum kakek dari mamak bang tama), mamak bilang, bang mamak pigi ya sama kakek, abang tanyak mamak mau pergi kemana?, disitu mamak diam aja" ya Allah sudah tanda tanda emang, begitu sakit yang dirasakannya melihat dari tangisan nya, tapi bang Tama harus kuat, harus ikhlas biar mamak tenang disana





Itu foto ketika dek Azam berlari kerumah setelah selesai main, dia bertanya kepada nenek nya "nek, nenek betul mamak udah meninggal?" nenek nya hanya terdiam, dan memeluk cucu nya, dek Azam pun mulai merasa gelisah dan dia memeluk abang nya, Ya Allah seketika hatiku hancur, sakit melihat nya. Tapi kami harus ikhlas biar kakak tenang disana, dan di tempatkan di surgamu ya Allah. Adek jangan lupa Do'a in mamak ya biar mamak senang disana, biar mamak di tempatkan di surga nya Allah.

Buat abangku, abang yang sabar ya, abang yang tabah, abang laki laki yang hebat, ingat abang gak sendiri kok, abang masih punya 2 superman yang menguatkan abang, kita semua sayang sama kakak, tapi Allah lebih sayang, abang harus ikhlas walau kenyataannya berat dan menyakitkan.

Setelah jenazah sampai dikediaman suara tangisan mulai terdengar kembali, betapa sakit nya kehilangan, sakit sekali, melihat almarhumah dengan kulit yang berbeda menjadi putih bersih dengan wajah tersenyum, Masya Allah,  serontak dipikiran semoga kakak tenang di alam sana dan di tempatkan di surga Allah. Amin. Amin ya rob




Komentar

Posting Komentar